Natural dyeing
Tidak ada jam tetap
Ini pengalaman di rumah nomor 28 desa rakyat, berlangsung pukul 13:00 sampai 17:00 pada akhir pekan dan hari libur. Tidak diadakan pada musim dingin.

한국민속촌
Taman tematik rakyat di luar ruangan yang menghadirkan kembali desa zaman Joseon dengan rumah-rumah asli. Pengelolanya memperkenalkan tempat ini sebagai taman tematik budaya tradisional tempat Anda bisa merasakan kearifan leluhur. Tempat ini masuk 100 Destinasi Wisata Korea 2025–2026 sebanyak 5 kali.
Korean Folk Village dibuka pada 3 Oktober 1974. Pembangunannya dimulai pada tahun 1973 dan selesai pada tahun 1974. Pengelola menjelaskan bahwa sejak awal tempat ini didirikan dengan tujuan menjadi destinasi wisata terpadu bertema budaya tradisional, dengan mempertimbangkan nilai pendidikan sekaligus nilai wisata. Riwayatnya mencatat bahwa dari tahun 1979 sampai 1990, rumah-rumah asli dari berbagai penjuru negeri dipindahkan ke sini untuk melengkapi desa.
Pada tahun 1990-an, Jeontong Minsokgwan (Desember 1995, 7 ruang pameran) dibuka dan taman keluarga (Mei 1997) hadir, sehingga wahana bermain bertambah. Pada September 2002, museum seni dan taman patung dibuka. Pada 3 Oktober 2014 genap 40 tahun sejak pembukaan, dan pada Juli 2019 pembukaan malam hari dimulai. Riwayat pengelola mencatat bahwa pada Desember 2019 jumlah pengunjung tahunan mencapai 1.500.000 orang.
Rumah-rumah zaman Joseon di desa rakyat ini adalah rumah asli yang dipindahkan dan dibangun kembali dari berbagai daerah atau dipugar. Pengelola menjelaskan bahwa mereka menghadirkan kembali budaya kehidupan sesuai pergantian musim setelah kajian dan konsultasi, dan menjalankan adat musiman pada setiap pergantian musim. Rumah pameran berjumlah lebih dari 270, dan lahannya sekitar 300.000 pyeong. Di dalam desa ada 9 bengkel kerajinan seperti pandai besi, tembikar onggi, perkakas bambu, dan perkakas kayu, serta lebih dari 20.000 perkakas hidup tradisional seperti furnitur kayu, keramik, dan alat pertanian. Selain itu ada kawasan permainan tersendiri, tempat Anda bisa menaiki wahana.
Jam operasional berbeda menurut musim dan cuaca. Pengelola menginformasikan jam operasional Oktober 2026 sebagai "hari kerja buka biasa, Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur buka malam", dengan jam hari kerja 10:00–19:00 dan Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur 10:00–22:00. Periksa kembali halaman informasi operasional sebelum berkunjung.
Per tanggal dilihat (2026-10-10), tiket sehari penuh dewasa (siswa SMP ke atas) adalah 37.000 won pada hari kerja dan 39.000 won pada akhir pekan; tiket anak (usia 36 bulan sampai siswa SD) adalah 30.000 won pada hari kerja dan 32.000 won pada akhir pekan. Tiket sore dijual terpisah menurut musim, dan pengunjung asing yang menunjukkan kartu registrasi orang asing atau paspor membayar 22.000 won (pengelola mencantumkannya hingga tahun 2026).
Wahana bermain baru bisa dinaiki 30 menit setelah dibuka, dan operasinya bisa berubah tanpa pemberitahuan menurut cuaca atau pemeriksaan. Hewan peliharaan (kecuali anjing pemandu) tidak boleh masuk, dan keluar lalu masuk kembali juga tidak diizinkan. Sepeda, skuter, sepatu roda, dan bola tidak boleh dibawa.
Pengelola memperkenalkan 5 rute yang disarankan. Waktunya: Wisdom & Tradition 2 jam, Heritage & Stay 3 jam, Story & Culture 3 jam, Stroll & Relax 4 jam, Taste & Joy 4 jam 30 menit. Untuk kendaraan pribadi, biaya parkir 3.000 won untuk kendaraan besar dan 2.000 won untuk kendaraan kecil.