Pada tahun 1410, Raja Taejong membangun aula untuk menyemayamkan potret kerajaan Raja Taejo di tiga tempat, yaitu Jeonju, Gyeongju, dan Pyeongyang, dan menyebutnya Eoyongjeon (御容殿). Pada tahun 1442, di masa Raja Sejong, ketiganya diberi nama berbeda: yang di Jeonju menjadi Gyeonggijeon, di Gyeongju Jipgyeongjeon, dan di Pyeongyang Yeongsungjeon.
Jogyeongmyo (肇慶廟) di sebelah utara aula utama adalah kuil leluhur yang dibangun pada tahun 1771 di masa Raja Yeongjo. Di sini disemayamkan papan arwah Yi Han (李翰), pejabat Sagong dari Silla, dan istrinya; ia adalah leluhur generasi ke-22 Raja Taejo sekaligus pendiri klan Yi dari Jeonju.